Kamis, 17 April 2014

Evaluate Your Life

Khutbah jumat di jabal arafah
*abdulrahman Lc*
-ketua dpw pks kepri-
+27 dec 2013+

By Ade Winata

Orang yang cerdas orang yg mengevaluasi hari2 nya. Hadits - orang yang cerdas yang mengevaluasi didirinya dan merencanakan kematiannya.

Banyak orang yang mampu merencanakan kehidupannya tapi tidak mampu merencanakan kematiannya.

Hadits - rasul memegang pundak salah satu sahabat. " jadilah engkau didunia seakan2 seorang musafir

Tapi islam tidak mengajarkan meninggalkan dunia, karena allah tlah menjadikan kita khalifah.

Kaitannya antara peranan kita dengan hadits diatas

1. Ketergantubgan hati kita pada Allah swt.
Seorang musafir yang dengan bekal yang sedikit pasti.ia akan sangat rindu dan tergantung pada kampung halaman. Seperti orang naik pesawat lagi turbulensi.

Jangan kita gantungkan hati kita pada materi karena tidak akan tenang

2. Orang yang sedang menggantungkan hati nya pada allah dan musafir menuju akhirat. Kita tidak tau kapan perjalannan ini. Kita tidak tau berapa lama perjalanan ini

Sehingga mempersiapkan perjalan ini merupakab kewajiban ini.

Hadits. 5 sebelum 5. .

Mau kemana kita. Apa yang mau kita persiapka pertemuan dengan allah

3. Seorang musafir dikala berjalan. Harus berhenti di terminal2 untuk mengisi bahan bakar atau persediaan.

Begitu dng kita. Kita harus brhenti di teminal. 1. Ilmu, kita harus belajar terutama ilmu untuk mndpatkan kedekatan pada allah. 2. Teminal ibadah. Berhenti untuk menguatkan otot2 ibadah dan sprirutual ini pejalanan panjang butuh kekuatan. Dan hubungan pada Allah zat maha kuat merupakan hal terpenting kita bangun hub. 3. Terminal bergaul dengan orang2 sholeh. Kita manusia sosial. Butuh teman diskusi teman diskusi.

4. Dikala kita berjalan sbagai musafir tidKa akan pernah sepi dari ujian. Seperti udara yang tidak bersahabatn dan peranpok yg ingin mengambil perbekalan kita. Hal ini keniscayaan karena allah telah menyandingkan keimanan dengan ujian. Dan dengan ujian allah tau mana yang imannya asli dan imannya palsu.

Dikala abdullah bin umar mendapat pesan ini dia paham maka ia katakan dikala datang waktu.sore jangan tunda amal dikala kembali datangbegitu juga dikala pagi jangan menunda amal

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda