Tafsir Al Insyiroh ayat 1
By : Ade Winata
Alhamdulillah tadi menghadiri kajian Ustadz Badrussalam Lc, Tentang tafsir Ayat pertama Surat Al Insyiroh
Sedikit Catatan dari kajian semoga menjadi amal jariah
-Bukankah kami telah melapangkan dadamu-
Alinsyiroh : 1
Allah swt mengingatkan kelapangan dada berupa kenikmatan pada rasulullah.
Seluruh manusia selalu berusaha membahagiakan hatinya walau caranya berbeda-beda tapi tujuannya sama membahagiakan hatinya, ada yang dengan makanan, nikah, tidur dll namun sesungguhnya cara-cara tersebut tidak sedikitpun mendekatkan hati pada kebahagiaan , hanya dengan cara kembali pada Allah swt yang bisa membuat hati kita bahagia.
Apa yang menyebabkan Allah swt memberikan kita kelapangan dada.
1. Mentauhidkan Allah swt
Kelapangan dada seseorang tergantung sejauh mana ia mentauhidkan Allah. Bilaia bertauhid maka ia hanya mencintai Allah, benci karena Allah, cinta karena Allah dikala itu ia mendapatkan kepangan dada. Namun bila kita riya untuk mendapatkan pujian dari orang lain saat itu lah hati kita akan menyempit. Dikala kita mengharapkan hanya dari Allah dan menyadari makhluk sama sekali tidak memberi manfaat pada diri kita maka hati kita akan lapang,nikmat dan bahagia.
Sehebat apapun tipu daya musuh tidak akan menang asal kita
-sabar dan taqwa-
dan hal ini hanya bisa dicapai dikala kita mentauhidkan Allah swt
2. Cahaya Iman
Keimanan membuat hati itu menjadi gembira dan lapang
3. Ilmu
Ilmu melapangkan dada dan melapangkan hati dengan ilmu kita tau mana yang haq dan bathil dengan ilmu kita taumana yang mendatangkan cinta Allah dan yang mana mendatangkan murka Allah.
Seperti rasul yang diusir dari thaif dengan dihinakan dan kaki yang berdarah lalu kemudian ditawarkan oleh malaikat gunung untuk menimpakan gunung pada masyarakat thaif, lalu rasulullah berkata
" jangan, sesungguhnya mereka tidak tau dan aku berharap akan lahir keturunan mereka yang menghambakan Allah"
Rasulullah berkata dengan ilmu nya bukan dengan syahwat, mungkin bila kita akan meminta "udah timpa aja tuh kota" karena kita sering berbicara dengan syahwat.
4. Senangtiasa kembali pada Allah, senantiasa cinta pada Allah dan senantiasa menikmati beribadah pada Allah
Orang yang berpaling pada Allah pasti hatinya sempit, lihat orang yang gemar maksiat pasti cepat marah dan mudah stress
5. Senantiasa berdzikir pada Allah
Dzikir memiliki pengaruh yang sangat ajaib untuk hati sedangkan kelalaian maka akan menyempitkan hati
6. Berbuat ihsan pada makhluk
Orang yang senang membantu dan berbuat baik pada orang maka hatinya akan lapang dan diberi ketenangan ama Allah swt dan hal ini amal yang akan mendatangkan cintanya Allah.
Dan amal yang paling dicintai Allah ia lah kegembiraan yang kamu masukkan kedalam hati saudara mu
Rasulullah bersabda
"Aku berjalan bersama saudara dan menyelesaikan masalahnya lebih aku cintai dibandingkan itikah sebulan lamanya di masjid ku (nabawi)"
7. Assajaah (keberanian)
Keberanian akan mendatangkan kelapangan dada
8. Menghilangkan penyakit hati
a. Jika ada Suudzhon dalam hati pasti hati kita sempit
b. Hasad dan dengki pada orang lain pasti hatinya sempit
c. Selalu mendengar kataorang-kata orang tanpa tasabut pasti dada kita sempit dan hati menjadi bagaikan tong sampah
9. Meninggalkan terlalu banyak melihat, mendengar, bergaul dan ngomong yang tidak-tidak terlalu banyak makan dan minum dan terlalu banyak bercanda sehingga hati menjadi keras
Tujuan Allah menciptakan manusia untuk beribadah dan tujuan beribadah untuktaqwa yang letaknya di hati. Artinya tujuan kita untuk membeningkan hati kita
Wallahualam
*sebenarnya hampir seluruh materi berdasar Alquran, Hadits , qaul sahabat dan ulama namun karena kefaqiran saya sehinga tidak mampu mencatatnya hanya inti sari nya

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda