Kamis, 17 April 2014

Seminar tentang Syiah di KAMMI Unisba Bandung.

Seminar tentang Syiah di KAMMI Unisba Bandung.
-Ade Winata-

Tidak pernah terbanyangkan oleh saya, KAMMI Unisba berani mengangkat masalah Syiah. Apalagi ini dibandung, pusat segala pergerakan salah satunya Syiah yang sangat berkembang pesat dan lagi di Unisba, saya ingat bila waktu haul nya Imam Khomeni maka hampir disetiap mading akan ada ucapan haul dan pengagungan pada Imam Khomeni, ya unisba salah satu kampus yang sangat progresif Syiah nya.

Dulu dikampus kita masih dibuai dengan foto-foto ahmadinejad yang sholat dipinggir jalan, kesederhanaannya dan saat dia datang ke ITB/UI kita menangis kenapa bukan beliau presiden kita, yaa saat itu kita tidak punya pilihan, hanya Ahmadinejad kita belum kenal pemimpin sunni saat itu, hanya SBY, Saddam husein atau Moamar khadafi... Saat itu dunia belum memberi panggung kepada Erdogan, Mursi, khalid Misyal, Ismail haniyah. Kita hanya tau ahmadinejad yaa karena memang kita orang gak punya ilmu saat itu.

Alhamdulillah Allah azza wa jalla memberi hidayah pada kita melalui arab spring, dan gejolak suriah yang membuka semua tabir, siapa pengkhianat ummat yang seolah-olah berbicara sebagai pelindung ummat dan beretorika mereka kaum yang adil. Ternyata suriah membuka tabir semua nya.

Seminar tadi siang dari kabar yang saya terima salah satu gambaran, mereka berani berteriak Labbaik ya Husein di ruang publik dalam usaha menekan panitia dan pembicara, telah selesai masa taqiyah bagi mereka di kota bandung. Ini bukan saat nya menyembunyikan identitas ke syiah-an mereka, tentu Prof jalal sudah tidak mengatakan dirinya Susis ( sunni syiah) lagi. Bahkan kader KAMMI Unisba mendapat ancaman sebelum dan sesudah acara.

MasyaAllah ini lah karakter pemuda, dikala ia tau dan yakin akan sebuah kebenaran untuk apa ragu dan takut dengan segala retorika ancaman tidak perlu mendua dan seolah-olah menjadi pilon tentang syiah cukup pegang kebenaran tersebut dan saat saya bertanya pada teman-teman kamsat gimana jadinya acara tetap lanjut dengan ancaman-ancaman tersebut, mereka hanya bilang "Kami punya Allah kang".

Bangga pernah bersama dan bergabung dengan KAMMI unisba. Semoga Allah swt memberi kebaikan kepada teman-teman selalu.

Ikhwah, bila Agama ini baru mengenal Harokiyah saat runtuh nya Utsmaniyah 1924 sedangkan mereka sudah kenal jauh-jauh bahkan hampir seumur dengan agama ini, kalau misal kita baru memimpikan sebuah negara mereka berpuluh-puluh tahun sudah berhasil membangun sebuah negara. Percaya lah mereka tidak selemah Ahmadiyah tidak seculun ahmad musadeq,mereka telah tumbuh dan berharokah selama ratusan bahkan ribuan tahun.

Bila mereka katakan tentang islam yang satu, jangan memecah belah ummat dan segala macam. Bacalah sejarah keruntuhan Umayyah,abbasiyah dan sampai kudeta mursi ada pengkhianatan mereka dan lumasan mereka dalam makar-makar Yahudi laknatullah.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda