Rabu, 04 Juni 2014

Kecepatan terjadi ketika orang... benar-benar saling mempercayai
-Edward Marshall-

Kalau anda tidak cepat, anda mati
-Jack Welch-

Selasa, 03 Juni 2014

Kepercayaan

Tidak banyak hal yang sanggup membantu seorang individu lebih daripada memberi dia tanggung jawab, dan memberi dia, bahwa anda mempercayai dia.
-Booker T. Washington-

Kamis, 17 April 2014

Ketika Nil enggan mengalir

Muhammad Abduhu wa rasulullah yang akhirnya berhasil menegakkan dinnullah dikota makkah dan mengahapus segala penghambaan pada berhala yang merupakan sebuah kesyirikan yang menjadi musuh utama dakwah para nabi dan selalu menjadi pihak yang bersebrangan dengan tauhid yang murni. Menjelang kewafatan rasulullah beliau telah memberikan sebuah landasan yang kuat kepada para sahabat nya sehingga keluar lah dari diri mereka karakter terbaik yang pernah dimiliki manusia.

Para shahabat pasca meninggalnya rasulullah menyebar dalam menegakkan tauhid yang haq dengan berbagai cara.  Era  Khalifatur Rasul yang berhasil meredam kemunafikan dan menghancurkan para nabi palsu di seantero jazirah arab menjadi sebuah pengokoh tegak nya Daulah Islamiyah yang akan menjadi komunitas tandingan dari 2 negara adidaya saat itu (Romawi dan persia).

Wafat nya abu bakar digantikan oleh Amirulmukminin Alfaruq yang mampu membawa seluruh komunitas islam dalam kecermelangan dan kemuliaan. Di era inilah Kekuasaan Kisra raja persia yang agung ditaklukkan menjadi kisah akhir persia  dan di era inilah kaisar Romawi terpaksa memidahkan kerajaan nya dari Baitul Maqdis ke Konstantin.  Era ini membuktikan bahwa Kekokohan Aqidah mampu membawa yang tidak diperhitungkan menjadi kekuatan besar yang tak terbendung.

Negri-negri yang awalnya diliputi dengan keputusasaan ditengah kezaliman kekuasaan romawi dan persia mulai satu demi satu dibuka oleh AlFaruq dan hingga akhirnya bumi para nabi berhasil dibuka tanpa perlawanan dikarenakan semakin tak terbendung nya islam.

ada sebuah kisah menarik, setelah dibukannya mesir.  Kala itu ada sebuah tradisi yang selalu dijalankan oleh masyarakat nasrani disana, 12 malam setelah bulan bu'unah, para pendeta akan mencari seorang perawan dan menghiasinya lalu dilempar ke sungai nil agar air nya tetap mengalir dan deras.  Amar bin ash yang saat itu merupakan amir dan komandan pembuka mesir mengatakan
tradisi ini tidak mungkin terulang dalam islam
Terhentinya tradisi tersebut ternyata benar membuat nil semakin surut dan mengering, dan para penduduk sudah bersiap untuk mengungsi hal ini menyebabkan amar bin ash berkonsultasi kepada Alfaruq terhadap hal ini.  Umar membalas dengan sebuah surat dan menyatakan bahwa kebijakan yang dilakukan oleh Amr telah benar  dan menyruuh untuk melempar surat tersebut ke nil.Dan dalam semalam  sungai nil kembali mengalir....Inilah Isi surat tersebut
Dari Hamba Allah Umar bin Al-Khathhab kepada Sungai nil milik penduduk Mesir, Amma ba'du, Jika engkau mengalir karena dirimu dan atas keinginan mu sendiri maka tidak perlu kau mengalir dan kami tidak begitu membutuhkan dirimu tetapi jika engkau mengalir karena perintah Allah Yang maha Esa dan perkasa, sebab Dialah yang membuat mu mengalir maka kami bermohon kepada Allah agar membuat mu mengalir

Oleh: Ade Winata
Ref: Albidayah wan Nihayah (Ibnu Katsir)

Runutan Taqdir dan Konsep taqdir dalam Islam

-disarikan dan dikategorikan oleh Ade Winata-

Runtutannya

1. Allah menciptakan Qalam (pena) 50ribu tahun sebelum adanya bumi dan langit dan mencatat segala sesuatu dan tidak ada yang luput disini, baik si fulan masuk neraka atau syurga, rejeki nya berapa, bahagia atau tidak dan segala sesuatu nya

"Sesungguhnya mahluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah Al-Qalam, kemudian Allah berfirman kepadanya: Tulislah! Kemudian Al-Qalam berkata:Wahai Rabbku, apa yang aku tulis? Allah berfirman: Tulislah taqdir segala sesuatu sampai datang hari kiamat" (HR.Abu Dawud dan dishahihkan Syeikh Al-Albany).

Allah telah menulis taqdir semua mahluk 50 ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi, dan Arsy Allah berada di atas air." (HR. Muslim).

2. Lalu sebagian tentang taqdir diberikan kepada malaikat, tapi dalam versi yang ndak fullversion

Maka Allah akan memerintahkan malaikat agar mereka menetapkan ajal, dengan Allah firmankan kepada mereka ‘jika dia (orang yang takdirnya ditentukan) menyambung silaturahimnya maka tambahkan baginya ini dan itu, sedangkan malaikat tidak mengetahui apakah ajal orang tersebut bertambah atau berkurang. Namun Allah ‘Azza wa Jalla lah yang tahu perkara yang telah ditetapkannya. Jika ajal telah datang maka tidak dapat dipercepat atau ditunda" Majmu’ Fatawa hal. 517/VIII

3. Kemudian takdir yang dikitab malaikat diturunkan lagi kala 40 hari kedua janin terbentuk

“Kejadian seorang itu dikumpulkan di dalam perut ibunya selama empat puluh hari. Setelah genap empat puluh hari kedua, terbentuklah segumpal darah beku. Manakalah genap empat puluh hari ketiga, berbahlah menjadi segumpal daging. Kemudian Allah Ta’ala mengutus seorang malaikat untuk meniupkan roh serta memerintahkannya supaya menulis empat perkara, yaitu ditentukan rizki, waktu kematian, amal serta nasibnya, baik mendapat kecelakaan atau kebahagiaan.” (Lihat Fathul Bari, juz XI, hal. 416 dan Shahih Muslim dengan Syarah an-Nawawiy, juz XVI, hal. 195).

4. Saat dijalaninya taqdir oleh manusia

Konsep Pertama

Pada dasarnya ilmu tentang taqdir telah ditutup ama Allah dari makhluNya

“Taqdir adalah rahasia Allah yang tidak dapat diketahui oleh hamba-Nya. Tidak dapat diselidiki baik oleh Malaikat yang dekat dengan-Nya ataupun Nabi yang diutus-Nya. Memberat-beratkan diri untuk menyelidiki hal itu adalah jalan menuju ke-hinaan, terhalangnya (ilmu) dan membawa kepada sikap melewati batas dan penyelewengan. -Imam Abu Ja’far ath-Thahawi-

Kecuali yang sudah berlalu, contoh "kemarin selasa si fulan meninggal"

Konsep kedua

yang Allah takdirkan tidak akan menzalimi hambanya

Dari Abu Dzarr al-Ghifari Radhiyallahu anhu, dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dari Allah تَبَارَكَ وَتَعَالَى, Dia Subhanahu wa Ta'ala berfirman: “Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezhaliman terhadap Diri-Ku dan Aku menjadikannya haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi...” -H.R. Al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad (no. 490)-

“Jika seandainya Allah menyiksa seluruh penghuni langit dan bumi, maka Allah tidak berbuat zhalim dengan menyiksa mereka. Jika seandainya Allah merahmati mereka, maka rahmat-Nya itu benar-benar lebih baik bagi mereka dari amal perbuatannya...” HR. Abu Dawud (no. 4699)

Konsep ketiga

taqdir bisa berubah, tapi hanya saja yang di kitab malaikat karena memang ndak version lengkap ,

Rezki yang ditetapkan dan diketahui malaikat. Maka rezki ini yang dapat bertambah dan berkurang sesuai dengan sebabnya -Majmu’ Fatawa hal. 540/VIII-

“Barangsiapa yang senang pintu rezki dibukakan untuknya (dilapangkan rezkinya) dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung silaturahim”
- HR. Bukhori no. 5980-

Konsep Keempat

Optimalisasi ikhtiar,
karena dia tidak tau masuk syurga atau neraka padahal sudah ada ketetapan di Lauhul mahfudz. Sehingga syurga atau neraka dimata manusia adalah kemungkinan dan kesempatan. Sama seperti kaya dan miskin di hari esok semua nya kesempatan karena Ilmu nya dari taqdir udah ditutup ama Allah, tugas nya ikhtiar dan tawakkal saja

“Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat bagimu. Dan minta tolonglah pada Allah dan janganlah malas. Apabila kamu tertimpa sesuatu, janganlah kamu berkata: ‘Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini atau begitu’, tetapi katakanlah: ‘Qodarollahu wa maa sya’a fa’al’ (Ini telah ditakdirkan oleh Allah dan Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya) karena ucapan’seandainya’ akan membuka (pintu) setan.” (HR. Muslim)

“Beramallah, masing-masing akan dimudahkan melakukan apa telah dituliskan baginya.” (Riwayat Muslim).

Tidak ada seorangpun dari kalian kecuali Allah telah menetapkan tempatnya di surga atau tempatnya di neraka”. Para Sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, (kalau demikian) apakah kita tidak bersandar saja pada ketentuan takdir kita dan tidak perlu melakukan amal (kebaikan)? Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Lakukanlah amal (kebaikan), karena setiap manusia akan dimudahkan (untuk melakukan) apa yang telah ditetapkan baginya -HR al-Bukhâri (no. 4666)-

5. Taqdir yang dicuri dengar oleh Syetan

Mengapa sebagaian perkataan dukun ada yang benarnya, tapi yang dicuri dengar hanya yang dikitab malaikat

Sebagian mereka di atas sebagian yang lain -digambarkan Sufyan dengan telapak tangannya, dengan direnggangkan dan dibuka jari-jemarinya- maka ketika penyadap berita (yang di atas) mendengar kalimat (firman) itu, disampaikanlah kepada yang di bawahnya, kemudian disampaikan lagi kepada yang ada di bawahnya, dan demikian seterusnya hingga disampaikan ke mulut tukang sihir atau tukang ramal. Akan tetapi kadangkala syaithan penyadap berita itu terkena syihab (panah api) sebelum sempat menyampaikan kalimat (firman) tersebut, dan kadang kala sudah sempat menyampaikannya sebelum terkena syihab; dengan satu kalimat yang didengarnya itulah, tukang sihir atau tukang ramal meIakukan seratus macam kebohongan. Mereka (yang mendatangi tukang sihir atau tukang ramal) mengatakan: ‘Bukankah dia telah memberitahu kita bahwa pada hari anu akan terjadi anu (dan itu terjadi benar)’, sehingga dipercayalah tukang sihir atau tukang ramal tersebut karena satu kalimat yang telah didengar dari Iangit.” (HR. Al Bukhori)

Dari berbagai sumber

Note: Ulasan diatas bisa salah dan juga bisa benar, kenapa bisa salah, yaa S1 nya ngambil hukum barat dulu bukan hukum islam

Kepahlawanan

Kepahlawanan



By Ade Winata


Satu hal yang saya tersadar dari dialog kebangsaan yang dibawakan oleh Anis Matta yang diadakan KAMMI Batam, hal yang membuka sebab bagi saya mengapa beliau mengusung soeharto sebagai pahlawan (CMIIW) dalam salah satu iklan partai nya beberapa tahun yang lalu.

Kepahlawanan soeharto bukan dikala ia memimpin selama 32 tahun berkuasa tapi 10 tahun setelah reformasi sampai meninggal nya soeharto. Anis matta yang berdialog dengan orang-orang dekat soeharto, menggambarkan kegiatan soeharto setiap hari menonton televisi dimana ia dihujat dan dicaci oleh bekas murid dan orang-orang yang dulu dibawah kekuasaannya, tanpa reaksi hanya diam dan menonton tidak memaki bahkan membalas, padahal soeharto masih memiliki jaringan dan loyalis yang solid. Bila kita membaca sepak terjang ali moertopo mengarsiteki politik orde baru dan segala persaingan antara ali mortopo dan soemitro maka kita sadar ada orang yang lebih cerdas dibalik mereka yang mampu mengharmonisasikan bintang-bintang terang di tentara.

Mungkin hal ini mirip dengan yang dilakukan oleh bung karno disaat presiden seumur hidup dan founding father bangsa ini dilucuti dan dihinakan oleh rezim di rumah pengasingan yang bahkan keluarga aja sulit untuk datang, dikala tentara-tentara loyalis soekarno dari AL berinisiatif untuk membalas AD dan meminta izin soekarno lebih memilih mengorbankan dirinya untuk pergantian zaman sama dengan soeharto memilih mengorbankan egonya demi transisi demokrasi.

Saya terbayang dengan negara-negara gagal yang diakibatkan pemimpin nya tidak rela mengorbankan egonya demi kepentingan persatuan dan sampai hari ini bertumpah darah dan takberhenti dalam kemelut konflik horizontal vertikal.

Betapa beruntungnya bangsa ini.

Disaat menjadi pemimpin keinginan pribadi tidak relevan, pilihan pribadi tidak relevan. Kepentingan dan pilihan bersama lah yang seharusnya dikepala kita

Seminar tentang Syiah di KAMMI Unisba Bandung.

Seminar tentang Syiah di KAMMI Unisba Bandung.
-Ade Winata-

Tidak pernah terbanyangkan oleh saya, KAMMI Unisba berani mengangkat masalah Syiah. Apalagi ini dibandung, pusat segala pergerakan salah satunya Syiah yang sangat berkembang pesat dan lagi di Unisba, saya ingat bila waktu haul nya Imam Khomeni maka hampir disetiap mading akan ada ucapan haul dan pengagungan pada Imam Khomeni, ya unisba salah satu kampus yang sangat progresif Syiah nya.

Dulu dikampus kita masih dibuai dengan foto-foto ahmadinejad yang sholat dipinggir jalan, kesederhanaannya dan saat dia datang ke ITB/UI kita menangis kenapa bukan beliau presiden kita, yaa saat itu kita tidak punya pilihan, hanya Ahmadinejad kita belum kenal pemimpin sunni saat itu, hanya SBY, Saddam husein atau Moamar khadafi... Saat itu dunia belum memberi panggung kepada Erdogan, Mursi, khalid Misyal, Ismail haniyah. Kita hanya tau ahmadinejad yaa karena memang kita orang gak punya ilmu saat itu.

Alhamdulillah Allah azza wa jalla memberi hidayah pada kita melalui arab spring, dan gejolak suriah yang membuka semua tabir, siapa pengkhianat ummat yang seolah-olah berbicara sebagai pelindung ummat dan beretorika mereka kaum yang adil. Ternyata suriah membuka tabir semua nya.

Seminar tadi siang dari kabar yang saya terima salah satu gambaran, mereka berani berteriak Labbaik ya Husein di ruang publik dalam usaha menekan panitia dan pembicara, telah selesai masa taqiyah bagi mereka di kota bandung. Ini bukan saat nya menyembunyikan identitas ke syiah-an mereka, tentu Prof jalal sudah tidak mengatakan dirinya Susis ( sunni syiah) lagi. Bahkan kader KAMMI Unisba mendapat ancaman sebelum dan sesudah acara.

MasyaAllah ini lah karakter pemuda, dikala ia tau dan yakin akan sebuah kebenaran untuk apa ragu dan takut dengan segala retorika ancaman tidak perlu mendua dan seolah-olah menjadi pilon tentang syiah cukup pegang kebenaran tersebut dan saat saya bertanya pada teman-teman kamsat gimana jadinya acara tetap lanjut dengan ancaman-ancaman tersebut, mereka hanya bilang "Kami punya Allah kang".

Bangga pernah bersama dan bergabung dengan KAMMI unisba. Semoga Allah swt memberi kebaikan kepada teman-teman selalu.

Ikhwah, bila Agama ini baru mengenal Harokiyah saat runtuh nya Utsmaniyah 1924 sedangkan mereka sudah kenal jauh-jauh bahkan hampir seumur dengan agama ini, kalau misal kita baru memimpikan sebuah negara mereka berpuluh-puluh tahun sudah berhasil membangun sebuah negara. Percaya lah mereka tidak selemah Ahmadiyah tidak seculun ahmad musadeq,mereka telah tumbuh dan berharokah selama ratusan bahkan ribuan tahun.

Bila mereka katakan tentang islam yang satu, jangan memecah belah ummat dan segala macam. Bacalah sejarah keruntuhan Umayyah,abbasiyah dan sampai kudeta mursi ada pengkhianatan mereka dan lumasan mereka dalam makar-makar Yahudi laknatullah.

Evaluate Your Life

Khutbah jumat di jabal arafah
*abdulrahman Lc*
-ketua dpw pks kepri-
+27 dec 2013+

By Ade Winata

Orang yang cerdas orang yg mengevaluasi hari2 nya. Hadits - orang yang cerdas yang mengevaluasi didirinya dan merencanakan kematiannya.

Banyak orang yang mampu merencanakan kehidupannya tapi tidak mampu merencanakan kematiannya.

Hadits - rasul memegang pundak salah satu sahabat. " jadilah engkau didunia seakan2 seorang musafir

Tapi islam tidak mengajarkan meninggalkan dunia, karena allah tlah menjadikan kita khalifah.

Kaitannya antara peranan kita dengan hadits diatas

1. Ketergantubgan hati kita pada Allah swt.
Seorang musafir yang dengan bekal yang sedikit pasti.ia akan sangat rindu dan tergantung pada kampung halaman. Seperti orang naik pesawat lagi turbulensi.

Jangan kita gantungkan hati kita pada materi karena tidak akan tenang

2. Orang yang sedang menggantungkan hati nya pada allah dan musafir menuju akhirat. Kita tidak tau kapan perjalannan ini. Kita tidak tau berapa lama perjalanan ini

Sehingga mempersiapkan perjalan ini merupakab kewajiban ini.

Hadits. 5 sebelum 5. .

Mau kemana kita. Apa yang mau kita persiapka pertemuan dengan allah

3. Seorang musafir dikala berjalan. Harus berhenti di terminal2 untuk mengisi bahan bakar atau persediaan.

Begitu dng kita. Kita harus brhenti di teminal. 1. Ilmu, kita harus belajar terutama ilmu untuk mndpatkan kedekatan pada allah. 2. Teminal ibadah. Berhenti untuk menguatkan otot2 ibadah dan sprirutual ini pejalanan panjang butuh kekuatan. Dan hubungan pada Allah zat maha kuat merupakan hal terpenting kita bangun hub. 3. Terminal bergaul dengan orang2 sholeh. Kita manusia sosial. Butuh teman diskusi teman diskusi.

4. Dikala kita berjalan sbagai musafir tidKa akan pernah sepi dari ujian. Seperti udara yang tidak bersahabatn dan peranpok yg ingin mengambil perbekalan kita. Hal ini keniscayaan karena allah telah menyandingkan keimanan dengan ujian. Dan dengan ujian allah tau mana yang imannya asli dan imannya palsu.

Dikala abdullah bin umar mendapat pesan ini dia paham maka ia katakan dikala datang waktu.sore jangan tunda amal dikala kembali datangbegitu juga dikala pagi jangan menunda amal